Saturday, February 7, 2009

Mengecek Karakter dengan Regular Expressions

Anda mau membuat system check karakter dengan menggunakan Regular Expressions??

Berikut ada script sederhana yang mungkin bisa menjadi inspirasi anda:

$line = "ilmuwebsite";

if (eregi ("^[a-z]+$", $line)) {
// .. lakukan jika benar
echo "Benar";

} else {
// .. lakukan jika salah
echo "Salah";

}
?>

Deskripsi:
Fungsi if : saya kira anda sudah tahu
fungsi eregi : ini adalah fungsi untuk membandingkan
sedangkan ^[a-z]+$ : ini adalah Regular Expressions

Yang berarti:
^ : harus di awal
[a-z] : karakter a sampai z
+ : lebih dari satu
$ : harus di akhir

Jadi artinya:
1. didepan harus ada karakter a-z
2. di tengah ada karakter a-z boleh lebih dari 1
3. di akhir harus ada karakter a-z

Logika:
Bandingkan kombinasi Regular Expressions ^[a-z]+$ dengan strng $line yang ber isi "ilmuwebsite"
jika benar tampilkan tulisan Benar, dan juka salah tampilkan tulisan salah

Ada juga script yang lain:
if (ereg ("^[[:alpha:]]+$", $line)) {
// .. lakukan jika benar
echo "Benar";

} else {
// .. lakukan jika salah
echo "Salah";

}
?>

Penjelasan:
Disin kita menggunakan fungsi ereg yang berarti case sensitif, lalu kita juga menggunakan [[:alpha:]] sebagai alternatif lain dari Regular Expression.

Berikut daftar tabel nya:

Name

Description

[[:alnum:]]

All alphanumeric characters [a-zA-Z0-9]

[[:alpha:]]

All alphabetic characters [a-z]

[[:blank:]]

Tab and space [\t ]

[[:cntrl:]]

All the control characters

[[:digit:]]

All decimal digits [0-9]

[[:graph:]]

All printable characters except space

[[:lower:]]

All lowercase letters [a-z]

[[:print:]]

All printable characters

[[:punct:]]

Punctuation marks [\.,;:-]

[[:space:]]

All whitespace characters

[[:upper:]]

All the uppercase letters [A-Z]

[[:xdigit:]]

The set of hexadecimal digits


Untuk artikel berikutnya saya coba akan jelaskan Regular Expression secara lebih jauh
terimakasih
Jika ada salah saya mohon maaf, jika ada pertanyaan tulis comment di bawah ini :)

Strpos Mencari Tahu Dimana Posisi Sebuah Karakter

Fungsi strpos(); berguna untuk mencari tahu dimana posisi sebuah karakter

strpos($string, "huruf yg akan di cari dalam string");

contoh:
$name = 'michael';
echo strpos($name, 'e');
?>

jawabannya adalah 5,
mengapa demikian? karena strpos(); akan menghitung mulai dari "m" sampai huruf yang sudah di tentukan yaitu "e",

cara menghitung strpos(); adalah dari mulai angka 0
,

coba anda hitung sekali lagi mulai dari huruf "m" sampai "e" dengan start awal huruf "m" yang dihitung dari 0, hasil nya pasti 5
ini menunjukkan bahwa huruf "e" ada di posisi 5

contoh lain:
$email1 = "michael@planet.com";
echo strpos($email1, "planet.com");
?>


hasilnya adalah 8
karena yang di cari adalah sebuah kata "planet.com", maka dia akan menghitung mulai dari "m" sampai di temukannya huruf "p" huruf pertama dari kata "planet.com"

contoh lain:
$email1 = "michael@planet.com";
if (strpos($email1, "planet.com")) {
echo "ada tulisan planet.com";
}
else {
echo "tidak ada tulisan planet.com";
}
?>


contoh di atas adalah gabungan dari strpos(); dengan fungsi if, yang dapat berfungsi untuk mengecek eksistensi/ keberadaan, logika dari script di atas adalah:
jika dalam string $email1 terdapat huruf "planet.com" maka cetak tulisan "ada tulisan planet.com" sebaliknya jika tidak ada maka cetak tulisan "tidak ada tulisan planet.com"

Sunday, February 1, 2009

XHTML Bahasa Web Masa Depan

HTML adalah "bahasa" web yang sehari-hari seorang desainer Web pergauli, baik itu secara langsung, maupun secara tidak langsung. Sejak tahun 1990-an HTML dipergunakan untuk menghantarkan informasi dari satu komputer ke komputer lain melalui Web browser. Zaman mengalami perubahan, kini, posisi HTML akan digantikan dengan XHTML.

Apakah itu XHTML?
XHTML singkatan dari Extensible Hipertext Markup Language adalah "bahasa baru" yang dibuat oleh W3C untuk menggantikan kedudukan HTML. Namun sebenarnya, XHTML adalah gabungan dari HTML dan XML. Sejak kelahirannya XHTML 1.0 pada tahun 2000, kemudian XHTML 1.1 dirilis pada tahun 2001. Tentu saja dengan adanya XHTML tidak semata-mata hanya menggantikan, tentunya XHTML memiliki kelebihan dibandingkan dengan HTML.
XHTML dibuat dengan tujuan agar terdapat sebuah "bahasa" standar yang dapat digunakan oleh aplikasi lain secara luas dan oleh platform yang berbeda. Dengan menggunakan XHTML, sebuah situs masih dapat dinikmati dengan baik menggunakan browser teks, PDA, Phone Cell, dan lain-lain. Sedangkan HTML hanya dapat dinikmati dengan baik bila menggunakan Web Browser seperti IE atau Netscape. Hal ini memungkinkan halaman Web yang menggunakan HTML akan lebih dapat diterima secara luas oleh berbagai aplikasi.

Dalam XHTML muncul aturan-aturan baru yang berbeda dengan HTML, penggunaan tag HTML dipersempit dan penggunaan CSS diperluas. Namun XHTML menerapkan 3 aturan untuk penulisan tag, antara lain:

XHTML - Strict / strict doctype declaration: Penggunaan doctype ini, Anda mengontrol seluruh layout dan format sebuah halaman Web melalui CSS. Tidak menggunakan tag font dan table (deprecated).

XHTML - Transitional / transitional doctype declaration: Anda dapat menggunakan sebagian besar tag-tag HTML seperti Font dan Table untuk melayout halaman.
XHTML - Frames / frameset declaration: Penggunaan Frame pada halaman Web.

XHTML memungkinkan sebuah halaman Web dapat terlihat lebih bersih karena penggunaan CSS (baik itu external, embeded, atau in line) dalam memformat halaman Web.
Pada artikel selanjutnya, kita akan mengenal perbedaan aturan penulisan antara XHTML dengan HTML.

Mengenal CSS Shorthand Property 1

Shorthand Property dalam CSS memungkinkan kita dapat mempersingkat penulisan CSS. Beberapa properti yang terdapat dalam satu kategori dapat ditulis dalam satu properti. Hal ini tentu saja dapat mempercepat penulisan CSS dan meminimalkan filesize. Sebagai contoh penerapan CSS Shorthand Property, dapat kita lihat dibawah:

p {
font-family: Arial, Helvetica, Sans-Serif;
font-size: 11pt;
font-style: normal;
}
dapat kita singkat menjadi:
p {
font: normal 11pt Arial, Helvetica, Sans-Serif;
}

CSS Shorthand Property ini dapat kita terapkan pada background, font, margin dan padding, border, dan list.
Background
Pada background, CSS Shorthand Property memiliki sintaks sebagai berikut:
background: background-color | background-image | background-repeat | background-attachment | background-position

contoh:
.elin {
background: #EFEFEF url('images/background.jpg') repeat-x fixed top;
}
Font
Sintaks:
font: font-style | font-variant | font-weight | font-size | line-height | font-family

contoh:
p {
font: bold 11px Arial, Helvetica, Sans-Serif;
}
margin dan padding
Sintaks:
margin: margin-top | margin-right | margin-bottom | margin-left
padding: padding-top | padding-right | padding-bottom | padding-left

Contoh:
.left {
margin: 11px 12px 30px 20px;
padding: 11px 12px 30px 20px;
}

Supaya memudahkan mengingat, saya biasa menganalogikannya dengan putaran jarum jam yang selalu dimulai dari jam 12 (top). Untuk margin dan padding, ia memiliki perbedaan, dimana ia bisa dideklarasikan dengan lebih sederhana lagi:

Sintaks:
Margin: margin-top = margin-right = margin-bottom = margin-left

contoh:
.left {
margin: 15px;
}
berarti, untuk margin atas, kanan, bawah, dan kiri memiliki value 15px.

Sintaks:
margin: margin-top = margin-bottom | margin-right = margin-left

contoh:
.left {
margin: 15px 20px;
}

berarti, margin atas dan bawah 15px, sedangkan margin kiri dan kanan 20px;

Sintaks:
margin: margin-top | margin left = margin right | margin bottom
.left {
margin: 15px 20px 30px;
}
berarti, margin atas 15px, margin kiri dan kanan 20px, dan margin bawah 30px.

MySQL FUNDAMENTAL

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa yang khusus digunakan untuk mengoperasikan database. Dalam bahasa SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logik merupakan struktur dua dimensi terdiri dari baris (row atau record) dan kolom (column atau field), sedangkan dalam sejumlah database dapat terdiri dari beberapa tabel.


Beberapa tipe data dalam MySQL yang sering dipakai:


Tipe Data

Keterangan

INT (M) [unsigned]

Angka : -2147483684 s/d 2147483647

FLOAT (M,D)

Angka pecahan

DATE

Tanggal, Format : YYYY-MM-DD

DATETIME

Tanggal dan waktu, format : YYYY-MM-DD HH:MM:SS

CHAR (M)

String dengan panjang tetap sesuai dengan yang ditentukan, panjangnya 1-255 karakter

VARCHAR (M)

String dengan panjang berubah-ubah sesuai dengan yang ditentukan pada saat itu, panjangnya 1-255 karakter

BLOB

Teks dengan panjang maksimum 65535 karakter

LONGBLOB

Teks dengan panjang maksimum 4294967295 karakter


MEMBUAT DATABASE DAN TABLE

A. Melalui Command Prompt

Untuk masuk ke dalam program MySQL pada prompt jalankan perintah berikut ini:

C:\> MYSQL (Enter)


Bentuk prompt “mysql>” adalah tempat menuliskan perintah-perintah MySQL. Setiap

perintah SQL harus diakhiri dengan tanda titik-koma “;” .


Cara untuk membuat sebuah database baru adalah dengan perintah:

create database namadatabase;


Kemudian untuk membuka sebuah database dapat menggunakan perintah berikut ini:

use namadatabase;


Perintah untuk membuat tabel baru adalah:

create table namatabel

(

struktur

);


B. Melalui PHPMyAdmin

Akan dijelaskan secara lisan dan praktek….


MEMASUKKAN DATA KEDALAM DATABASE

Untuk memasukkan sebuah baris (record) ke dalam tabel MySQL digunakan perintah :

insert into namatabel values(kolom1,kolom2,kolom3,…);


MEMODIFIKASI/UPDATE DATA KEDALAM DATABASE

Untuk memodifikasi (merubah) isi record tertentu adalah dengan menggunakan perintah sebagai berikut:

update namatabel set kolom1=nilaibaru1, kolom2=nilaibaru2, kolom3=nilaibaru3,… where kriteria;


MENAMPILKAN ISI DATABASE

Isi tabel dapat ditampilkan dengan menggunakan perintah :

select kolom from namatabel;


MENGHAPUS ISI RECORD DATABASE

Isi record database dapat dihapus dengan menggunakan perintah :

delete from namatabel where kriteria;


Contoh Aplikasi :

Misalkan saja kita akan membuat sebuah database dengan nama “ujicobadata” berisi sebuah tabel dengan nama “anggota”. Tabel anggota tersebut berisi field-field antara lain : nomor, nama, email, alamat, kota.


Maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Membuat sebuah database dengan nama “ujicobadata”

a. Dengan menggunakan command prompt

- masuk kedalam mysql prompt (c:\>mysql)

- Buat database ujicobadata dengan cara ketikkan perintah :

create database ujicobadata; (Enter)

- lalu gunakan nama database ujicobadata tersebut dengan cara ketikkan perintah :

use ujicobadata; (Enter)

- kemudian buat tabel baru dengan nama anggota yang berisi field-field nomor, nama, email, alamat, kota. Caranya ketikkan perintah berikut :

create table anggota

(

nomor int(6) not null auto_increment primary key,

nama char(40) not null,

email char(255) not null,

alamat char(100) not null,

kota char(20) not null

);


b. Dengan menggunakan phpmyadmin:

Buka internet browser, kemudian buka page localhost/phpmyadmin

Langkah selanjutnya akan dijelaskan.


Data-data yang akan dimasukkan ke dalam database adalah sebagai berikut :

No.

Nama

Email

Alamat

Kota

1

Mas Bejo

bejo@yahoo.com

Jl. Kolam no. 7

Surabaya

2

Benny Sun

benny@gmail.com

Jl. Pelan-pelan banyak anak-anak no.9

Bandung

3

Paul

paul_ok@gmail.com

Jl. Flamboyan No. 33

Jakarta

4

Ali

ali_oe@hotmail.com

Jl. Buntu no. 72

Medan

5

Sony

sony@plasa.com

Jl. Koki no 99

Medan


Untuk memasukkan data-data tersebut ke dalam database gunakan perintah :

Untuk baris pertama :

insert into anggota values ('1','Mas Bejo','bejo@yahoo.com','Jl. Kolam no.7','Surabaya');


Untuk baris kedua :

insert into anggota values ('2','Benny Sun','benny@gmai

File di bawah ini berisi script php yang berfungsi untuk membuka koneksi database mysql

koneksi.php

function buka_koneksi()

{

$host="localhost";

$username="root";

$password="";l.com','Jl. Pelan-pelan banyak anak-anak no. 9','Bandung');

dan seterusnya hingga baris ke lima.


MENGHUBUNGKAN PHP DAN MYSQL

$database="ujicobadata";


$koneksi_db=mysql_connect($host, $username, $password) or die ("Database tidak dapat dihubungkan");

mysql_select_db($database, $koneksi_db);

return $koneksi_db;

}

?>